ASBAB-WURUD-AL - HADITH PDF

Hadis merupakan penjelas tentang aturan hidup terutama ketentuan hukumnya, cara mengamalkannya tidak diperincikan menurut petunjuk dalil yang masih utuh, tidak dikhususkan menurut petunjuk ayat yang masih mutlak dalam al-Quran, hendaklah dicarikan penyelesaiannya dalam hadis. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita untuk memahami al-Sunnah dengan benar dan tepat, jauh daripada penyelewengan dan pengkaburan maksud dan makna hadis tersebut. Apalagi hadis yang mempunytai arti dan pengertian luas terutama yang berkaitan dengan pengembangan dunia. Sehingga untuk memahami hadis dengan sebaik-baiknya, jeli dan teliti, hendaklah dilihat kepada sebab-sebab khusus kenapa hadits itu berlaku atau perlu pemikiran lain karena ada alasan dan illat disesuaikan dengan perubahan suatu zaman, dengan kata lain sebuah hadis bisa berubah penerapannya.

Author:Mogal Zuluramar
Country:Kosovo
Language:English (Spanish)
Genre:Sex
Published (Last):7 February 2013
Pages:84
PDF File Size:3.84 Mb
ePub File Size:4.90 Mb
ISBN:635-3-72169-910-3
Downloads:90278
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Sakus



Hadis merupakan penjelas tentang aturan hidup terutama ketentuan hukumnya, cara mengamalkannya tidak diperincikan menurut petunjuk dalil yang masih utuh, tidak dikhususkan menurut petunjuk ayat yang masih mutlak dalam al-Quran, hendaklah dicarikan penyelesaiannya dalam hadis. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita untuk memahami al-Sunnah dengan benar dan tepat, jauh daripada penyelewengan dan pengkaburan maksud dan makna hadis tersebut.

Apalagi hadis yang mempunytai arti dan pengertian luas terutama yang berkaitan dengan pengembangan dunia. Sehingga untuk memahami hadis dengan sebaik-baiknya, jeli dan teliti, hendaklah dilihat kepada sebab-sebab khusus kenapa hadits itu berlaku atau perlu pemikiran lain karena ada alasan dan illat disesuaikan dengan perubahan suatu zaman, dengan kata lain sebuah hadis bisa berubah penerapannya.

Orang yang benar-benar membuat penelitian yang mendalam akan mendapati ada hadis yang hanya mengenai keadaan-keadaan tertentu sesuai untuk masalah ketika itu atau untuk mengelakkan bencana ketika itu atau untuk membetulkan keadaan yang berlaku saat itu. Ini berarti hukum yang terdapat di dalam hadis itu sekalipun zahirnya umum, tetapi setelah diteliti ia diasaskan kepada suatu sebab sehingga makna dan tujuan hadis bisa 1 diperluas arti dan maksudnya.

Karena ada alasan yang mendukung dengan kata lain hadis bisa dilihat dari konteks dan kontekstualitasnya. Sabab menurut ahli bahasa berarti tali menurut kabilah Hudzail. Sebab-sebab itu terkadang disebutkan bersamaan dalam suatu periwayatan ada dalam matan hadis itu sendiri , ada juga yang tidak demikian—tidak disebutkan bersamaan. Sebab yang berupa hadis Artinya pada waktu itu terdapat suatu hadis, namun sebagian sahabat merasa kesulitan memahaminya, maka kemudian muncul hadis lain yang memberikan penjelasan terhadap hadis tersebut.

Contoh adalah hadis yang berbunyi:. Yang dapat berbicara melalui mulut manusia mengenai kebaikan dan keburukan seseorang. Suatu ketika Nabi bertemu dengan rombongan yang membawa jenazah.

Kemudian Nabi bertemu lagi dengan rombongan yang memebawa jenazah lain. Lalu Nabi berkata kepada Abu Bakar sesungguhnya Allah memeliki para malaikat di bumi. Baik itu dalam keadaan sakit atau sehat. Maka sebagian besar dari kami shalat di tempat shalat kami masing-masing dengan duduk. Kemudian keluarlah Nabi di terik matahari yang menyengat itu, sementara orang-orang tetap shalat ditempatnya masing-masing dengan duduk.

Membatasi pengertian hadis yang masih mutlak. Dan barangsiapa merintis perbuatan jahat, lalu ia kerjakan, dan dikerjakan pula oleh orang-orang sesudahnya, maka ia akan memperoleh dosa untuk itu, ditambah dengan dosa-dosa yang melakukan perbuatan itu sesudahnya, tanpa dikurangi sedikit pun.

Contohnya adalah dua hadis berikut yang salah satunya menghapus yang lain. Sedangkan hadis kedua menyatakan sebaliknya. Karena hadis pertama lebih awal datangnya dari hadis kedua. Hal seperti ini dapat ditemukan misalnya dalam hadis yang berkenaan dengan pelarangan Rasulullah terhadap minum air langsung dari mulut bejana. Adapun sebabnya adalah, suatu saat disampaikan kepada Rasulullah bahwa ada seorang laki-laki minum langsung dari mulut bejana, lalu ia pun sakit perut mules- mules.

Maka beliau pun lalu melarang minum langsung dari mulut bejana. Al Maidah: Perhatian itu juga tentunya diterapkan dalam memahami hadis Nabi. Mengenai kapan dimulainya penyusunan buku-buku yang berkenaan dengan masalah ini, hal itu merupakan persoalan yang hanya dapat kita jawab melalui referensi-referensi yang sangat langka.

Tidak ada jalan lain untuk mengetahuinya, bahkan bagi logika sekalipun untuk menerka-nerka. Hal ini berlaku untuk tiga pembagian yang disebutkan di atas. Dengan dasar ini, hadis dapat disesuaikan dengan argumen-argumen aktual, yang tentunya membawa kesesuaian dengan permasalahan yang lintas zaman. Dengan kata lain, kontekstualisasi hadis merupakan metode pendekatan sosio- historis dalam memahami hadis.

Karena di dalam ziarah kubur terdapat pengingat akan kematian. Bahwa keimanan masyarakat Arab pada masa awal dakwah Islam masih lemah. Tapi setelah keimanan mereka bertambah kuat, Nabi menganjurkan ziarah kubur, sebagaimana hadis di atas. Karena di dalam ziarah kubur terdapat hikmah pengingat akan kematian.

Sehingga orang akan lebih berhati-hati dalam kehidupannya. Perjalanan bisa memakan waktu hingga berhari-hari, sehingga menimbulkan rasa berat bagi kaum muslim masa dulu. Berbeda halnya dengan keadaan sekarang, bahwa perjalanan bisa ditempuh dengan sangat mudah dan cepat dibanding dulu.

Sehingga ketentuan keringanan ini bisa jadi kita tangguhkan. Karena tidak ada rasa berat dalam perjalanan yang dilakukan sekarang ini. Artinya, hadis ini seyogyanya tidak dipakai dalam mencari keringanan dalam setiap bepergian, tapi hanya kita pakai manakala dalam keadaan bepergian yang memang benar-benar memberatkan. Artinya, hadis Nabi. Akhirnya, bagaimanapun juga, pendekatan kontekstual merupakan metode pemahaman hadis yang sudah semestinya dikembangkan oleh kaum muslimin dalam kaitannya dengan pemahaman yang lebih baik terhadap ajaran agama mereka, dan hendaknya hal itu—bila ternyata menyangkut studi kritis atas hadis—tidak dipahami sebagai usaha negatif untuk mengeroposi dasar ajaran Islam yang amat penting, yakni hadis Nabi.

Karena hukum tercipta melalui penggalian hukum dari sumbernya, dan dalil yang ditarik dari sumber hukum tadi menjadi sebab terciptanya hukum. Artinya, untuk sampai kepada terciptanya hukum, seseorang menggunakan dalil yang dalil tersebut adalah sebab terciptanya hukum. Sehingga sebab pasti mempunyai dampak pada hukum, yaitu dampak terciptanya hukum. Begitu pula hadis Nabi, semua hadis Nabi pasti mempunyai sebab. Sebab itu bisa berupa tabiat seorang Nabi yang diutus untuk mengajarkan atau memberi tahu mengenai suatu hal kepada para sahabat.

Atau bisa dikatakan sebab yang bersifat personal kenabian. Hal itu merupakan suatu yang wajar, mengingat Nabi mempunyai tugas membimbing umatnya kapanpun dan di manapun.

HASAN BIN SABBAH IN URDU PDF

ASBAB AL-WURUD AL-HADITS

Karena istilah tersebut biasa dipakai dalam diskursus ilmu hadis, maka asbabul wurud dapat diartikan sebagai sebab-sebab atau latar belakang background munculnya suatu hadis. Sesuatu yang menjadi thoriq metode untuk menentukan suatu Hadis yang bersifat umum, atau khusus, mutlak atau muqayyad, dan untuk menentukan ada tidaknya naskh pembatalan dalam suatu Hadis. Dengan demikian, nampaknya kurang tepat jika definisi itu dimaksudkan untuk merumuskan pengertian asbabul wurud menurut Said Agil Husin Munawwar untuk merumuskan pengertian asbabul wurud, perlu mengacu kepada pendapat hasbi ash-shiddiqie. Menuturkan sabdanya dan masa-masa nabi SAW. Ia dapat berfungsi sebagai pisau analisis untuk menentukan apakah Hadis itu bersifat umum atau khusus, mutlaq atau muqayyad, naskh atau mansukh dan lain sebagainya. Dengan demikian, dalam perspektif ini mengetahui asbabul wurud bukanlah tujuan ghayah , melainkan hanya sebagai sarana washilah untuk memperoleh ketepatan makna dalam memahami pesan moral suatu Hadis. Pertama, ada kalanya suatu hadist lahir karena Rasulullah ditanya tentang sesuatu hal oleh para sahabat.

KOCHANEK WIELKIEJ NIEDWIEDZICY PDF

Posted on December 3, by alkautsarkalebbi A. Dengan demikian hadits memiliki posisi yang sangat signifikan dan strategis. Oleh sebab itu, kita sangat berkepentingan untuk menggali butir-butir ajaran Islam yang tedapat dalam hadits-hadits tersebut. Agaknya tidak berlebihan jika kita katakan bahwa sebagian besar ajaran Islam yang bersifat perincian tafshili terdapat di dalam hadits.

FLATLINERS SCRIPT PDF

Dalam setiap hadis ada yang mempunyai asbab al-wurud ada pula yang tidak. Hadis yang memiliki asbab al-wurud, dapat terbagi menjadi dua; hadis yang asbab al-wurud-nya disebutkan di dalam redaksi hadis tersebut, dan hadis yang asbab al-wurud-nya tidak disebutkan dalam hadis, atau yang asbab al-wurud-nya disebutkan dalam redaksi hadis lain. Contoh hadis yang asbab al-wurud-nya disebutkan di dalam redaksi hadis tersebut adalah hadis tentang Jibril yang bertanya tentang islam, iman, dan ihsan. Sedangkan contoh hadis yang asbab al-wurud-nya tidak tampak dalam suatu redaksi hadis misalnya hadis tentang Niat, dan sebagainya. Definisi Asbab al-Wurud Menurut bahasa, asbab al-wurud merupakan susunan idhafah dari kata asbab dan al-wurud. Asbab adalah bentuk jamak dari kata sabab, yang berarti segala sesuatu yang dapat menghubungan kepada sesuatu yang lain, atau penyebab terjadinya sesuatu.

Related Articles